Karakteristik Karpet Lantai Berdasarkan Bahannya

Dekorasi

Untuk menghiasi rumah, ada banyak aksesoris penunjang yang bisa digunakan. Salah satunya adalah karpet yang biasa dipakai untuk menghiasi lantai. Untuk jenisnya sendiri, ada beraneka ragam, sehingga bisa dipilih sesuai selera dan juga kebutuhan.

Nah, setiap jenis punya karakteristiknya masing-masing. Antara lain bentuknya, bahannya, dan masih banyak lagi. Apabila kalian ingin membeli dan kepo dengan karakter dari karpet lantai, bisa keep scrolling ulasan di bawah ini.

Karpet lantai sutra

Karpet lantai sutra

Untuk yang pertama ada karpet sutra. Mungkin banyak yang belum pernah dengar tentang jenis satu ini, karena kemungkinan hanya dipakai di gedung-gedung mewah dan harganya juga relatif lebih mahal. Nah, jenis satu ini punya karakteristik bahan yang halus dan selalu memiliki motif mewah dan warna yang cenderung cerah.

Oh iya, jenis sutra seperti ini butuh perawatan ekstra dan khusus. Pasalnya, supaya tidak mudah rusak ataupun kotor. Kemudian, peletakan karpet ini juga harus diperhatikan. Alasannya karena mudah sekali menimbulkan bekas setelah diinjak.

Karpet rami

Karpet rami 

Kemudian ada karpet rami yang bahannya berasal dari rumput-rumput kering. Mungkin banyak orang yang berpikiran kalau jenis satu ini bisa membuat kulit gatal karena permukaannya cukup kasar. Namun, di balik itu, jenis penghias lantai satu ini sangat awet apabila dipakai dalam jangka waktu lama. Biasanya, benda dengan bahan alami ini banyak digunakan pada daerah tropis, karena lebih dingin.

Karpet polypropylene

Karpet polypropylene

Ada juga karpet tile yang banyak dipakai oleh masyarakat. Namanya adalah polypropylene yang terbuat dari serat sintetis alias buatan. Karakteristik dari bahan ini adalah sangat mudah dibersihkan dari noda. Asalkan tidak dibiarkan terlalu lama, ya. Namun, kelemahannya warnanya cepat pudar. Jadi, usahakan untuk tidak menggosok terlalu kencang apabila sedang dibersihkan.

Karpet kapas

Karpet kapas 

Karpet lainnya ada yang terbuat dari kapas. Karakteristiknya cukup tipis dan cocok untuk diletakkan pada ruangan yang gampang terkena noda. Misalnya saja seperti ruang bermain anak atau dapur. Namun jangan khawatir apabila terkena kotoran, karena mudah sekali untuk dibersihkan. Di samping itu, benda dengan bahan ini juga punya kelemahan. Di mana tidak terlalu tahan lama.

Karpet berbahan dasar wol

Karpet berbahan dasar wol 

Berikutnya ada karpet yang memiliki bahan dasar wol. Jenis ini mempunyai karakteristik benang yang cukup kuat, warnanya cerah, dan ketahanan warna yang tinggi. Selain itu, benda penghias ruangan jenis satu ini juga nyaman ketika diinjak, lantaran begitu empuk. Di sisi lain, bahan ini ternyata punya kelemahan yang cukup signifikan, yaitu bisa menyerap kelembapan dengan cepat. Tak lupa juga, harganya masih tergolong mahal.

Karpet lantai dari kulit

Karpet lantai dari kulit

Ada juga karpet lantai yang terbuat dari kulit. Benda dari bahan ini sangat lembut dan materialnya terlihat eksklusif. Oleh karenanya, harganya masih terbilang tinggi dibandingkan yang lain. Sayangnya, jenis ini lebih mudah sekali terkena debu dan untuk membersihkannya juga cukup susah. Maka dari itu, sebaiknya kain penghias ruangan satu ini diletakkan pada tempat yang lebih privat.

Karpet poliester

Karpet poliester

Kalau kalian ingin warna yang cerah dan mencolok, karpet dengan bahan poliester adalah jawabannya. Warnanya pun juga tahan lama, jadi cocok untuk kalian yang malas berganti-ganti hiasan untuk lantai ini. Selain itu, bahan ini juga ada yang eco friendly, terbuat dari botol plastik yang didaur ulang. Di samping itu, ada kelemahan yang dimiliki, yaitu mudah menimbulkan bekas ketika diinjak dan juga susah dibersihkan ketika terkena noda berminyak.

Bagaimana, sudah tahu kan apa saja karakteristik dari karpet lantai yang kerap digunakan? Apabila kalian ingin membelinya, bisa diperhatikan poin-poin di atas. Semoga bisa membantu kalian semua, ya.